Home Self Awareness : Pengertian, Fungsi & Manfaatnya Untuk Anda

Self Awareness : Pengertian, Fungsi & Manfaatnya Untuk Anda

Self Awareness : Pengertian, Fungsi & Manfaatnya Untuk Anda

Self Awarenes Quantum Bioenergi

 Tahukah Anda apa itu self Awareness?

Self awarnes atau yang sering dikenal orang dengan kesadaran diri atau sadar diri merupakan “kesadaran akan kepribadian atau individualitas seseorang” [1], Self awareness  ini muncul dari dalam diri Anda sendiri, tanpa ada orang lain yang mempengaruhinya atau memberi tahu anda sesuatu yang membuat Anda sadar akan siapa Anda, dan bagaimana keberadaan Anda. Kondisi kesadaran ini kemudian semakin memberi persepsi yang jelas tentang kepribadian Anda, kekuatan, kelemahan, pikiran, kepercayaan, motivasi dan emosi Anda.

Self awarenees ini memungkinkan Anda untuk memahami orang lain dengan lebih cepat, mendeteksi bagaimana mereka memandang Anda, sehingga Anda bisa mengambil sikap dan tanggapan Anda terhadap mereka sesuai dengan kondisi saat itu.

”Secara energi self awareness mampu menbuat Anda memiliki kepekaan yang tinggi terhadap keadaan yang terjadi di sekeliling Anda”

Memiliki Self Awareness berarti bahwa Anda memiliki kesadaran yang tinggi akan kepribadian Anda, termasuk bisa mekur kekuatan dan kelemahan Anda, mengelola pikiran dan keyakinan Anda, mengndalikan emosi dan memberdayakan motivasi diri Anda. Dengan self awareness itu akan lebih mudah bagi Anda untuk memahami orang lain dan mendeteksi bagaimana mereka memandang Anda sebagai balasannya.

Menurut Geller (2000), tahapan dalam kesadaran diri seseorang yaitu:

  1. Unconscious Incompetence, yaitu tahapan pertama dimana seseorang tidak mengerti apa yang harus dilakukannya.
  2. Conscious Incompetence, yaitu tahapan kedua dimana seseorang mengerti atau tahu apa yang seharusnya dilakukan, tetapi perlu adanya pembelajaran bagaimana untuk melakukannya secara benar.
  3. Conscious Competence, yaitu tahapan ketiga dimana seseorang dapat melakukannya dengan benar dikarenakan telah mengikuti aturan yang telah ditetapkan.
  4. Unconscious Competence, yaitu tahapan terakhir dimana seseorang telah mempunyai kebiasaan dan mengetahui secara benar apa yang dilakukannya.

Agar Anda lebih mudah memahami apa itu self awareness, bisa dengan memahami beberapa devinisi self awareness menurut para ahli berikut ini:

>> Pertama, menurut Solso (2007) self awareness berarti kesadaran/kesiapan pada setiap peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitar dan peristiwa koginitif yang meliputi pikiran, perasaan, fisik, dan memori.

>> Kedua adalah pendapat Goleman (1996) yaitu perhatian pada batin seseorang yang merefleksi diri dan pikiran yang melibatkan pengamatan dan penggalian pengalaman, menurutnya hal-hal ini termasuk emosi.

>> Ketiga adalah Self Awareness menurut Bp Syaiful M. Maghsri yaitu Kesedaran seseorang untuk mengenal dirinya, mengenal lingkungannya dan mengenal Tuhannya”

*******

Self Awarenes

Melalui tiga pandangan definisi diatas kita dapat menyimpulkan bahwa self awareness atau kesadaran diri adalah perhatian pada diri sendiri untuk menggali dan memahami berbagai hal atau peristiwa yang terjadi serta apa yang telah dilakukan dan pemahaman tentang lingkungan sekitar serta keberadaan dirinya sebagai mahluk ciptaan Tuhan.

Fungsi self awareness menurut Solso (2007) adalah konteks-setting. Yaitu, fungsi pendektesian stimuli yang datang pada memori, fungsi adaptasi, fungsi prioritisasi, fungsi rekruitmen dan kontrol, fungsi pengambilan keputusan, fungsi deteksi, fungsi monitor diri dan yang terakhir adalah fungsi pengorganisasian.

Dari penjabaran fungsi self awareness sebagai konteks setting ini berarti bahwa Self Awareness bisa muncul melalui pengelolaan diri. Dapat diartikan juga bahwa pemahaman seseorang akan segala sesuatu yang terkait dengan keberadaan dirinya mampu menstimulus otak untuk memunculkan kesadaran diri.

Pertanyaan selanjutnya yang muncul adalah bagian otak mana yang memungkinkan kita untuk memiliki kesadaran diri dan bagaimana kita diprogram secara biologis untuk memiliki self awareness tersebut?

*******

Berkaitan dengan hal ini VS Ramachandran seorang ilmuwan saraf India-Amerika telah berspekulasi bahwa neuron cermin dapat memberikan dasar neurologis kesadaran diri manusia.

Neuron cermin ini tidak hanya dapat membantu mensimulasikan perilaku orang lain. Tetapi dapat diubah ‘ke dalam’ dirinya untuk menciptakan representasi orde dua atau meta-representasi dari proses otak Anda sebelumnya. Ini bisa menjadi dasar saraf dari introspeksi, dan timbal balik dari kesadaran diri serta kesadaran lainnya. Saraf tersebut saling berevolusi, saling memperkaya satu sama lain untuk menciptakan representasi diri yang matang yang menjadi ciri manusia modern.

Pada manusia, aktivitas otak yang konsisten dengan neuron cermin telah ditemukan di korteks premotor, area motor tambahan , korteks somatosensorik primer, dan korteks parietal inferior. Bagi orang awam memahami keberadaan bagian otak  yang bisa menstimulasi kesadaran diri itu tidak mudah. Namun dalam ilmu Bioenergi Anda bisa memahami neuron dan korteks dimana self awareness bisa berproses melalui bagian otak spiritual dan otak ilahiah. Dalam hal ini otak manusia terdiri dari 4 bagian yaitu otak kiri, otak kanan, otak spiritual dan otak ilahiah.

Di bagian otak spiritual dan otak ilahiah itulah Bioenergi (energi hidup) mengalir dan mampu menggerakkan syaraf otak untuk fungsi pendektesian stimuli yang datang pada memori. Selain itu bioenergi juga mampu mengefektifkan kerja hippocampus dalam mengolah memori. Begitu juga dengan fungsi yang lain. Seperti fungsi adaptasi, fungsi prioritisasi, fungsi rekruitmen dan kontrol, fungsi pengambilan keputusan, fungsi deteksi, fungsi monitor diri dan fungsi pengorganisasian. Semua berproses di otak spiritual dan otak ilahiah serta melalui koordinasi syaraf otak pada otak besar manusia yaitu pada bagian lubus. Baik melalui lubus frontal (depan), parietal (atas), temporal (samping), temporal (kiri).

Manfaat Self Awareness

Manfaat self awareness yang akan dirasakan oleh seseorang adalah ia akan mengerti tentang mengapa ia merasakan apa yang dirasakannya.

“Pemahaman yang ia dapatakan akan membantunya untuk mengubah hal-hal yang ada pada hidupnya menjadi lebih baik serta membentuk kehidupan yang ia inginkan.”

Berkaitan dengan manfaat self awareness, yang mampu membantu manusia untuk mengubah kehidupannya, maka setiap manusia perlu meningkatkan self awarenes itu sendiri.

Dengan meningkatkan Self awareness Anda akan mendapatkan berbagai manfaat seperti seperti dilansir dari idntimes.com sebagai berikut:

1. Lebih Percaya diri & jarang minder

Orang yang memiliki self awareness yang tinggi tidak akan mudah minder. Dalam situasi apapun ia akan cenderung memiliki rasa percaya diri dan pandai mengendalikan situasi. Kesadaran dirinya membuatnya memiliki kemampuan dalam mempertimbangkan sesuatu yang berpengaruh pada kematangan daya pikirnya. Termasuk saat akan berbicara, bersikap atau mengungkapkan pendapat pun penuh dengan pertimbangan matang yang membuatnya terlihat bijak. Selain itu, ia memiliki tujuan yang jelas ketika ikut terlibat dalam suatu aktifitas. Dan yang lebih penting ia paham betul keuntungan dan kerugiannya.

Dengan kata lain, orang yang memiliki self awareness tinggi, memiliki tujuan dan alasan yang kuat untuk mengeluarkan pikiran atau pendapat tertentu. Dan ketika ia menyampaikan pendapat pun dengan cara yang mudah dipahami serta penuh kehati-hatian karena ia sudah bisa memperhitungkan dampak dari apa yang dilakukan serta yang tidak dilakukannya.  Tidak ada yang salah ketika kamu bertindak sebab semuanya sudah dipertimbangkan. Itulah hal yang membuat seseorang percaya diri.

Baca juga: 5 Cara Mengenal Kelebihan Dan Kekurangan Diri Sendiri

2. Mampu berkomunikasi dengan efektif

Self Awareness

Seseorang yang memiliki self awareness tinggi juga cenderung memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik atau efektif. Sebab, orang dengan tingkat kesadaran diri yang besar selalu mampu mengungkapkan pikirannya dengan baik dan teratur. Energi mengalir lancar dan mampu menggerakkan ide-ide spontan dengan tersetruktur dan terkendali. Sistem kontrol dalam otaknya nya juga bagus sehingga ia mampu memilah apa yang harus diungkapkan dan mana yang tidak perlu diungkapkan.

Hal ini juga dipengaruhi dengan tingkat percaya diri yang ada serta kemampuan mengendalikan emosi. Semakin besar kepercayaan dirinya, semakin cerdas mengendalikan emosinya dan semakin efektif komunikasinya dengan orang lain bahkan dari berbagai kalangan.

3. Tidak mudah terbawa perasaan & sakit hati

Kebanyakan orang ketika dihadapkan pada sesuatu yang terkait dengan emosinya akan sangat mudah terbawa perasaan (baper) dan ketika itu mengenai sesutu yang menyudutkannya akan sangat mudah menjadi sakit hati. Namun tidak demikan yang akan terjadi pada orangyang memiliki self awareness tinggi. Ia tidak cepat baper,  juga tidak mudah tersinggung dan sakit hati kala ada yang memberi saran dan masukan. Bahkan meski mungkin itu sangat mengusik hatinya dan menyindirnya. Sebab, menyadari sepenuhnya bahwa ada kekurangan dari dirinya yang layak untuk diperbaiki. Dan ketika ada orang lain yang melihat dan menyampaiakan apa yang menjadi kekurangannya justru membuatnya bersyukur dan berterima kasih.

Dalam pikiran orang yang memiliki awareness tinggi kritikan adalah sarana untuk membangun kualitas diri. Dan kesadarannya menuntunnya untuk menggerakkan energi positif yang mampu mengubah kekurangan dan kelemahannya menjadi sesuatu yang lebih baik. Fokusnya juga tidak semata pada perasaanya namun justru pikiran untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik.

4. Lebih kreatif

Bagaimana orang yang yang memiliki kesadaran diri tinggi bisa lebih kreatif? Karena dengan kesadarannya tersebut, mampu membuat semua belahan otaknya bekerja lebih seimbang sehingga kekuatan berpikirnya menjadi lebih maksimal. Dalam kondisi keseimbangan itu juga membuat dirinya lebih tenang dalam menghadapi kehdupan. Dimana ketenangan hati dan pikirannya mampu meningkatkan kualitas energinya untuk bisa memberdayakan potensi yang dimilikinya. Self awareness yang ada dalam dirinya membuat ia juga lebih mudah menerima hal-hal baru, termasuk pengetahuan baru. Apalagi ketika dirinya mampu menerima masukan dan kritik dengan bijak, justru akan semakin memacunya untuk melakukan perubahan dan mentimulasi dirinya untuk berkreativitas.

Meski kreativitas seseorang bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, namun kesadaran diri yang tinggi mampu menggiring seseorang melakukan inovasi dan berkreativitas setiap waktu.

Sebagai contoh, ketika dalam bekerja dirinya mendapat kritik berupa kinerja yang tidak memuaskan dan kurang sesuai dengan yang diinginkan. Maka, ia akan berupaya memperbaiki diri, dengan melakukan koreksi dan berusaha menemukan hal yang menjadi penyebab kekurangannya itu. Kemudian ia akan menempatkan self awarenessnya untuk belajar memahami kondisi dan mencari solusi dengan bekerja lebih baik lagi  dengan melakukan eksplorasi mendalam tentang bidang yang menjadi tugasnya. Sehingga  hasilnya mampu membuat ketidakpuasan orang lain menjadi senyum yang membanggakan.

5. Pekerjaan dalam Bisnis/Karier jadi lebih sukses

Self Awarenes

Self awareness tinggi yang dimiliki seseorang mampu menjadi hal yang sanggup mempengaruhi kesuksesan hidupnya. Baik dalam usaha, bisnis atau maupun karir dan jabatan. Dasar pemikirannya adalah melalui kesadaran diri tinggi tersebut mampu membuat seseorang lebih cepat melakukan perubahan. Tidak kolot dengan pemikirannya serta tidak hanya bergelut dengan pemikirannya sendiri yang kadang justru menyesatkan. Ia akan terbuka menerima saran dan pendapat serta pandangan orang lain yang kemudian justru memperluas wawasannya. Sehingga mampu melakukan perbaikan-perbaikan pada sisi kehidupan yang berkaitan denganya.

Bagi orang yang memiliki kesadaran diri tinggi, pandangan orang lain bisa menjadi indikator perbaikan diri. bahkan mencakupi segenap relevansi dari hal-hal yang terkait dengan kehidupannya. Sehingga membuatnya mau belajar dan mudah di bimbing dan diarahkan. Memiliki keyakinan yang tinggi akan tujuan hidupnya, konsekuen, mampu melakukan hal-hal yang tidak dlakukan orang biasa. Dan mampu menjadikan dirinya menjadi perintis, sekaligus pengeksekusi yang handal karena kualitas energi dan kualitas diri dan kesadaran atas potensi yang dimilikinya.

*******

Sementara itu Menurut Sastrowardoyo (1991) sebagaimana dilansir dalam diktio.id dalam mencapai self awareness tinggi seseorang akan melalui beberapa tahapan, seperti:

  • Tahap ketidaktahuan

Tahap ini terjadi pada seorang bayi yang baru lahir dan belum memiliki kesadaran diri. Kondisi tersebut dapat dikatakan juga sebagai tahap kepolosan.

  • Tahap berontak

Pdada tahap ini ditandai dengan seseorang memperlihatkan permusuhan dan pemberontakan guna memperoleh kebebasan dalam usaha membangun “inner strength”. Ini adalah kondisi wajar dalam sebuah masa transisi yang perlu dialami dalam perkembangannya. Tujuan dari adanya tahapan ini ialah untuk menghentikan ikatan-ikatan lama guna untuk masuk ke dalam situasi yang baru dengan keterikatan yang baru pula.

  • Tahap kesadaran normal akan diri

Kesadaran normal akan dirinya ialah kondisi ketika seseorang dapat melihat kesalahan-kesalahan yang dilakukannya untuk kemudian merespon dengan membuat dan mengambil tindakan yang bertanggung jawab. Kemampuan belajar dari pengalaman-pengalaman sadar akan diri disini akan memberikan suatu kepercayaan yang positif terhadap kemampuan diri. Self-awareness ini akan membentuk pengendalian seseorang atas hidupnya dan mampu untuk bersikap dalam pengambilan keputusan dalam hidupnya.

  • Tahap self-awarenessyang kreatif.

Seseorang yang telah mencapai tahapan self awareness yang tinggi akan mampu melihat kebenaran secara objektif. Tidak mudah dipengaruhi oleh perasaan-perasaan dan keinginan-keinginan yang ada dalam subjektifnya. Untuk mencapai tahapan ini, Anda bisa memperolehnya antara lain dengan cara:

    • Melakukanaktivitas
    • Kegiatan ilmiah
    • Kegiatan-kegiatan lain diluar kegiatan-kegiatan yang rutin.

Tahapan ini menjadikan seseorang menjadi sosok yang mampu melihat hidupnya dari perspektif yang lebih luas. Selain itu, seseorang bisa memperoleh inspirasi – inspirasi dan membuat gambaran mental dirinya yang akan menunjukan langkah dan tindakan yang akan diambil dalam hidupnya.