Home Bagaimana Cara Kerja Quantum Bioenergi Untuk Kesuksesan Seluruh Keluarga

Bagaimana Cara Kerja Quantum Bioenergi Untuk Kesuksesan Seluruh Keluarga

Bagaimana Cara Kerja Quantum Bioenergi Untuk Kesuksesan Seluruh Keluarga

Cara Kerja Quantum Bioenergi

Apakah Anda sudah tahu bagaimana cara kerja Quantum Bioenergi untuk kesuksesan dan mewujudkan harapan seluruh keluarga Anda? Faktanya adalah banyak orang yang sudah mencapai kesuksesan dalam hidupnya dan apapun harapannya mudah terwujud, namun banyak diantara mereka orang sukses dan orang kaya yang tidak tenang hidupnya, merasa tidak bahagia, banyak masalah yang menekan hidupnya dan jauh dari Tuhan. Semua hal tersebut terjadi karena kebanyakan mereka tidak menyadari bahwa dibalik kesuksesan dan kekayaan mereka ada kekuatan luar biasa yang menjadikan mereka berada pada posisinya sekarang ini. Kekuatan luar biasa itulah yang disebut dengan Quantum Bioenergi.

“Semua yang tampak berasal dari sesuatu yang tidak tampak. Semua yang bisa dilihat berawal dari sesuatu yang tidak bisa dilihat.”

Kesuksesan hidup yang sudah diraih dan sering digambarkan dalam bentuk rumah mewah, mobil baru, perhiasan mahal, harta-benda, keluarga harmonis, tubuh sehat, serta status dan jabatan tinggi adalah segala sesuatu yang terlihat. Yang menjadi pertanyaan adalah, dari manakah semua itu berasal? Apa bentuk yang tak terlihat yang kemudian berwujud kesuksesan itu? Benarkah hanya ada satu cara (yaitu kerja keras) untuk mewujudkan kesuksesan, atau ada cara yang jauh lebih cerdas dan elegan untuk meraihnya?
Untuk menjawab semua pertanyaan di atas, terlebih dahulu kita harus keluar dari comfort zone (zona nyaman) pola pikir sukses untuk kemudian memasuki wilayah quantum zone(zona kuantum) yang akan merevolusi cara pandang kita tentang arti dan cara menikmati sukses dan kebahagiaan hidup.

Memasuki realita kuantum

Tidak luput dari pengetahuan Tuhanmu biar pun sebesar atom di bumi ataupun di langit.”(QS. Yunnus: 61)

Dalam ilmu fisika, secara umum terdapat dua pandangan, yaitu fisika klasik dan fisika kuantum. Ilmu fisika klasik atau sering disebut Newtonnian memulai observasinya dari benda solid yang bisa dilihat sehari-hari, seperti jatuhnya buah apel hingga pergerakan planet. Kepastian hukum mekanisme yang diadopsi ke dalam cara kerja mesin industri yang sudah berlaku selama beberapa ratus tahun itu berhasil mengantarkan umat manusia pada Revolusi Industri. Namun, di akhir abad 19 ketika para ilmuwan mulai membuat peralatan untuk menginvestigasi benda-benda atom yang sangat kecil, mereka menemukan sesuatu yang membingungkan dimana ilmu fisika Newton tidak lagi mampu menjelaskan atau memprediksi apa yang mereka temukan di laboratorium.

Sejak saat itu, hingga kurun waktu seratus tahun ini, suatu penjelasan ilmiah yang baru mulai lahir untuk menjelaskan tingkah laku benda atom yang sangat kecil dan tidak bisa dilihat itu. Hingga pada akhirnya, penelitian ilmiah tersebut membuka tabir adanya kenyataan dunia yang benar-benar baru yang dikenal sebagai mekanika kuantum, fisika kuantum, atau teori kuantum. Ilmu fisika baru ini tidak hadir untuk menggeser ilmu fisika Newton yang masih berjalan baik untuk menjelaskan benda-benda yang cukup besar dan terlihat. Ilmu fisika kuantum justru sengaja dimaksudkan untuk mengeksplorasi wilayah-wilayah kebendaan yang sangat kecil dan tidak mampu lagi digapai oleh mata fisika Newton, yaitu dunia sub-atomik yang begitu kecil.

Para ahli fisika kuantum (quantum physics), yang paling populer diantaranya adalah Albert Einstein dan beberapa nama lain seperti Richard Feynman, Werner Heisenberg, Niels Bohr, David Bohm, Erwin Schrodinger, hingga Fred Alan Wolf, Amit Goswami, David Albert, dan banyak lagi. Mereka meneliti apa sebenarnya yang akan terjadi ketika sebuah benda dibelah terus-menerus hingga ke tingkat materi yang sangat kecil dan tak terlihat hingga berubah menjadi energi terhalus. Dan selama masih mungkin, energi terhalus itu pun diusahakan untuk terus-menerus dibelah hingga akhirnya seoalah lenyap.

Baca juga: Rahasia Kaya dan Sukses untuk Seluruh Keluarga Anda

*******

Cara Kerja Quantum Bioenergi

Dari berbagai penelitian itu, ilmu fisika kuantum hadir membawa berita baru bahwa di dunia energi terhalus yang tak tampak wujudnya berlaku hukum yang berbeda dengan dunia benda yang tampak, yaitu hukum fisika kuantum yang unik dan sulit dipercaya, diantarnya:

  1. Di level kuantum tidak ada benda yang padat. Pada dasarnya, semua benda di dunia terbuat dari ruang hampa.
  2. Tingkah laku partikel yang berubah-ubah dari benda padat menjadi getaran vibrasi dan sebaliknya bergantung pada niat penelitinya.
  3. Pada level kuantum berlaku Hukum Ketidakpastian (Uncertainty Principle).
  4. Di level kuantum berlaku Hukum Non-lakalitas yang menyatakan bahwa “unsur terkecil dari semua benda sebenarnya ada di sini (level kuantum)”.

Lantas, apa hubungannya dengan usaha kita untuk menikmati kesuksesan dan kebahagiaan?

Ternyata hubungannya sangat erat karena untuk menikmati kesuksesan lahir dan batin, kita perlu memahami dan membutuhkan teknologi Quantum Bioenergi dengan memanfaatkan kekuatan pikiran dan perasaan yang merupakan benda kuantum yang tidak terlihat. Sehingga, hukum fisika kuantum-lah yang lebih tepat untuk kita gunakan.

Seperti tepung terigu yang menjadi bahan dasar semua jenis roti atau air yang menjadi bahan dasar semua jenis minuman, getaran-getaran energi terhalus yang dinamakan Bioenergi yang tak tampak wujudnya merupakan bahan baku dasar dari semua benda yang tampak wujudnya. Bioenergi secara menyeluruh dan built-in menyelimuti dan merasuki semua benda yang tampak maupun tak tampak. Bioenergi adalah bahan baku dari semua benda di alam semesta ini.

Dan luar biasanya, Bioenergi bukanlah sembarang benda, melainkan vibrasi energi yang memiliki kecerdasan dan kesadaran hidup.

Cara Kerja Quantum Bioenergi

Benda padat merupakan kumpulan dari molekul-molekul. Sementara molekul berasal dari semua atom dan partikelnya. Dan partikel (subatom yang sangat kecil), berasal dari energi alam Bioenergi. Benda padat, molekul, atom, dan partikel adalah benda yang dapat dilihat, sementara Bioenergi yang terdapat di alam semesta adalah vibrasi kuantum yang tak terlihat dan di dalamnya berlaku kenyataan bahwa “Anda dapat mengarahkan energi ke suatu benda untuk kemudian mengubahnya dengan lebih cepat. Otomatis!”

Segala sesuatu di seluruh semesta ini merupakan bagian dari Bioenergi yang luar biasa cerdas ini. Semua orang, semua binatang, semua tumbuhan, semua bintang, semua planet, dan semua mikroorganisme, betapapun besar atau kecil wujud mereka. Semua benda yang anda lihat di sekitar Anda seperti rumah, mobil, televisi, dan lain-lain bahkan uang-pun, sebenarnya merupakan susunan Bioenergi yang tercipta oleh kerja (baca: keterbatasan) pikiran manusia. Sebab, jika semua benda itu diinvestigasi dari dekat dengan mikroskop nuklir, misalnya, maka akan tampak jelas bahwa mereka tidaklah padat sama sekali, melainkan terdiri dari rongga-rongga yang berisi getaran Bioenergi yang bergerak sedemikian cepatnya sehingga terlihat padat oleh indra penglihatan kita dan terasa padat oleh indra peraba kita.

Di level Bioenergi, semua benda sebenarnya menyatu dan tidak terpisah sama sekali. Seperti terpisahnya udara di ruang tamu dengan udara di ruang makan atau kamar tidur Anda, masing-masing ruang terlihat berbeda tetapi sebenarnya terbuat dari udara yang sama. Seperti film yang tampak bergerak di layar sinema padahal sebenarnya merupakan kumpulan gambar tak bergerak yang dipaparkan secara cepat (24 frame/detik) sehingga terlihat hidup. Inilah yang disebut ilusi atau kefanaan, seperti kata Einstein berikut ini:

Semua kenyataan yang terlihat sesungguhnya hanyalah ilusi, sebuah tipuan mata yang sangat kuat dan sulit dihapuskan.”

Makin dalam, makin kuat

Hal yang sangat menarik dari kenyataan kuantum adalah bahwa pada level yang semakin dalam dan halus, energi yang dikandungnya justru semakin besar. Energi nuklir yang lebih halus dari energi kimia, misalnya, berjuta-juta kali lebih powerfull dibanding energi kimia. Atau akibat bertengkar hebat, wajah seseorang menjadi memar. Rasa sakit di wajah (bagian fisik) bisa saja hilang setelah dirawat seperlunya, tetapi rasa sakit di perasaan (tubuh kuantum) jauh lebih kuat dan lebih sulit dihilangkan, meskipun berbagai usaha perdamaian telah dilakukan.

Kekuatan kuantum adalah kekuatan alam yang belum banyak dimanfaatkan secara tepat oleh kebanyakan orang. Padahal, realitas kuantum-lah yang harus kita ubah terlebih dahulu sebelum realitas fisiknya bisa kita lihat dan nikmati. Dan, realitas kuantum-lah yang sebenarnya kita akses dan kita olah melalui pikiran, perasaan dan doa-doa.

Baca juga: Kedahsyatan QUANTUM Bioenergi Yang Perlu Anda Ketahui

Bagaimana Cara Kerja Quantum Bioenergi 

 

Cara Kerja Quantum Bioenergi

Seperti penjelasan tersebut, di alam semesta terdapat lompatan energi “Quantum” yang dapat mempengaruhi kehidupan manusia dan seluruh isi alam lainnya. Mekanika Quantum merupakan suatu loncatan besar energi hidup (Bioenergi) dari suatu tingkatan ke satu tingkatan lain yang lebih tinggi yang bisa dilakukan oleh manusia, baik yang berkaitan dengan tubuhnya, harapannya maupun yang berkaitan dengan alam.

Energi Quantum ini terdiri dari ion positif dan negatif yang saat ini sudah bisa difoto melalui Aura Camera 3000. Energi ini apabila difokuskan ke awan, misalnya, maka akan berpengaruh pada ion-ion yang menyusun awan tersebut. Apabila difokuskan kepada tubuh untuk penyembuhan akan mempengaruhi sel-sel tubuh beregenerasi dengan cepat sehingga penyakit apapun segera sembuh. Apabila di fokuskan untuk mendapatkan uang, maka gelombang bioelektromagnetiknya akan mempengaruhi molekul uang dan menjadi magnet uang, demikian juga bila difokuskan untuk solusi masalah maka dengan sendirinya pemecahannya akan muncul secara alami tanpa terduga sebelumnya.

Quantum Bioenergi : The ultimate success technology

Bukan urusan saya untuk memikirkan diri saya sendiri. Urusan saya adalah untuk memikirkan Tuhan. Dan, urusan-Nya lah untuk memikirkan saya.”Simone Weil.

Kebanyakan orang meyakini bahwa dalam hidup ia harus berjuang meraih semua keinginannya dengan berusaha keras, membanting tulang hingga tetes darah penghabisan. Padahal, tuntunan agama menjanjikan bahwa berbagai kemudahan atau kesuksesan akan datang menghampiri jika dalam ikhtiarnya manusia berhasil, bersyukur, menikmati prosesnya, dan menyerahkan seluruh urusan dan kepentingan hanya kepada Tuhan.

Inilah kompetensi Quantum Bioenergi.

Quantum Bioenergi sebagai keterampilan atau skill, lebih bercirikan silent operation dari pikiran dan perasaan yang tak tampak – namun sangat powerful. Kemampuan menikmati hidup sebagai bentuk syukur bukan hanya diucapkan di bibir dengan kalimat Alhamdulilah atau Puji Tuhan atau dipikirkan di kepala, melainkan sebuah keterampilan untuk menerima apapun yang sedang terjadi tanpa syarat, dan ini peristiwa yang terjadi di dasar hati yang terdalam, di level kuantum.Proses menerima tanpa syarat yang konsisten inilah yang dalam bahasa agama disebut Ikhlas. Hanya dengan kualitas penerimaan yang tulus (ikhlas) yang benar-benar terasa di hati dan terukur secara objektif seperti inilah kita akan mampu mengarungi kehidupan dengan penuh keyakinan, dan kepastian untuk menikmati kesuksesan melampaui rasio pikiran, namun terdengar begitu jelas di hati.

Jadi, sebelum Anda tergesa-gesa melakukan sesuatu untuk mengubah nasib menjadi lebih baik (lebih sehat, lebih tenang, lebih bahagia, lebih dekat dengan Tuhan) ada baiknya Anda bertafakur untuk merenungkan apa sebenarnya unsur Bioenergi dari kondisi nasib yang ingin Anda ubah itu. Nasib seseorang mencerminkan karakternya. Sementara karakter berasal dari semua kebiasaan serta tindakannya. Dan tindakan, berasal dari pikirannya yang bermuara dari perasaannya. Nasib, karakter, kebiasaan, dan tindakan adalah sesuatu yang tampak. Sementara pikiran dan perasaan adalah energi kuantum yang tak tampak.

Di dalam buku terbarunya, ‘The Speed of Trust’, Stephen MR. Covey menuliskan bahwa “untuk meraih tujuan hidup pribadi dan bahkan di dunia korporat, tidak ada sesuatu pun yang bisa melebihi kecepatan trust”. Sungguh benar, karena trust atau sifat percaya kepada orang lain berasal dari rasa percaya terhadap diri sendiri dan Tuhan merupakan salah satu unsur utama keyakinan. Sehingga, aplikasinya tentu akan mengaktifkan gerakan kuantum yang memiliki daya dorong, daya pukul, dan tenaga yang sangat dahsyat menuju tercapainya tujuan secara cepat.

*******

Cara Kerja Quantum Bioenergi

Jika Anda beruntung, di sekitar Anda ada beberapa orang yang terampil menerapkan sikap ikhlas karena Allah dalam hidupnya. Di mana Anda sering takjub mendengar keajaiban yang mereka alami dalam lingkungan sosial dan keluarganya. Keberuntungan yang mereka temukan dalam bisnis, juga dalam berbagai hal lain yang sepertinya tak masuk akal. Namun semua itu sebenarnya bisa dipahami, karena begitu kita bekerja karena Allah, maka kita telah menyerahkan semua prosesnya kepada Allah SWT. Sehingga kecerdasan-Nya lah yang bekerja pada diri kita dengan mekanisme yang sulit dipahami oleh pikiran manusia.

“Ketika manusia benar-benar melakukan sesuatu karena Allah, saat itulah niat dan doanya bersinergi dengan Bioenergi. Sehingga melalui mekanisme kuantum yang tak terlihat, Kekuasaan dan Kekuatan Allah lah yang akan bekerja. Jika sudah demikian, siapa yang mampu menghalangi-Nya?”
Itulah arti sebenarnya dari Quantum Bioenergi.

Seperti diriwayatkan oleh Imam Ja’far dalam kitab Al-Bihar: Apabila seorang hamba berkata, “tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah,” maka Allah menjawab,”Hai para malaikat-Ku, hamba-Ku telah berpasrah diri, maka bantulah dia, tolonglah dia, dan sampaikan (penuhi) hajatnya.”

Jika sudah begitu, masih perlukah kita ‘ngotot’ untuk meraih sukses dan kebahagiaan dengan cara kita?

Mari kita ciptakan dunia yang sukses berdasarkan kekuatan hati karena Allah, Mari kita berdoa agar setiap orang sukses dan bahagia dalam hidupnya. Dan marilah kita nyalakan cahaya di hati kita dan membantu setiap orang agar tenang dan terang hatinya, kita ganti kompetisi dengan kerja sama. Ayo kita ganti kalimat “inilah hasil kerjaku untukku sendiri” dengan “inilah persembahanku untuk kita semua.” Ayo kita ubah kegelisahan dengan kedamaian dan kita ganti ketakutan dengan kasih sayang. Dengan memanfaatkan segenap kekuatan Bioenergi dan menyerahkan hasilnya hanya pada Allah, biarlah hanya Dia yang menjadi referensi utama atas kesuksesan kita. Karena kita semua tahu, tak ada yang tak mungkin bagi Allah Sang Pemberi Rezeki.

Dan selalu ingatlah bahwa alam semesta dan seluruh isinya, tanpa kecuali, di tingkat yang terdalam, sebenarnya merupakan satu kesatuan energi: Bioenergi. Satu lagu. Satu nyanyian rindu untuk Sang Pencipta.

Mungkin Anda akan bertanya lebih lanjut, lalu bagaimana cara bekerja karena Allah untuk menggapai kesuksesan dan terwujudnya harapan, bagaimana cara menikmati kesuksesan dan kebahagiaan karena Allah? Jika Anda belum mendapatkan jawabannya, sempatkan waktu Anda cukup 2 atau 3 hari untuk datang ke Bioenergi Center Yogyakarta agar segera mendapatkan jawaban sekaligus bisa mempraktekannya dalam hidup Anda, hanya dengan mengikuti program : Pelatihan Quantum Bioenergi

BAGIKAN: