Quantum Bioenergi :: Rahasia Kaya dan Sukses Untuk Seluruh Keluarga Anda

Home Artikel Pelatihan Cara Ikhlas dan Fokus dengan Quantum Bioenergi

Cara Ikhlas dan Fokus dengan Quantum Bioenergi

Cara Ikhlas – Hukum relativitas Einstain menunjukkan bahwa besarnya energi yang tersimpan dalam suatu benda, bukan didominasi oleh massa benda tersebut. Tetapi justru sangat didominasi oleh cahaya yang bersifat mendua sebagai partikel (foton) dan sebagai gelombang. Jika alam makrokosmos itu disepadankan dengan alam mikrokosmis dalam kehidupan manusia, maka besarnya bioenergi tubuh sangat akan didominasi oleh kualitas kejiwaan atau rohani. Rohani yang bersih merupakan sumber energi terbesar dalam aktivitas kehidupan kita, sedangkan rohani yang kotor justru menghabiskan energi yang ada.

Cara Ikhlas dan Fokus dengan Quantum Bioenergi

Dalam QS. AsySyam: 8-10 Allah berfirman ” Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, Dan Sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya”. Dari ayat tersebut dapat dipahami bahwa cara ikhlas dengan Bioenergi dapat dipraktekkan apabila kualitas kejiwaan seseorang tergolong baik atau normal. Maka dari itu kebersihan jiwanya akan membimbing hatinya untuk senantiasa dalam kondisi ikhlas. Jika seseorang telah mencapai ikhlas, maka selanjutnya yang tercapai adalah kondisi khusyuk / fokus. Fokus adalah kondisi di mana kita mengalami rasa rileks yang dalam dan penuh konsentrasi ke dalam diri. Hasil penelitian tentang otak manusia menyebutkan bahwa dalam kondisi khusyuk tersebut otak berfungsi seimbang sehingga terjadi harmonisasi antara belahan otak kiri dan otak kanan. Pada kondisi ini tercapailah apa yang disebut kondisi super learning

Rohani atau hati nurani merupakan sistem navigasi yang sangat canggih yang diberikan oleh Sang Maha Pencipta. Selain panca indra dan pikiran manusia. Ketika bersih dengan sendirinya muncul sifat yakin, ikhlas, khusyu’, fokus, syukur, sabar, tenang, tentram, damai dan bahagia maka kita relatif dekat dengan kemudahan dan pintu berkah dari Allah Tuhan Yang Maha Kuasa. Zona ini diselimuti oleh kecerdasan bioenergi yang berkekuatan tinggi dan kita akan penuh tenaga, untuk belajar maupun bekerja.

Namun jika rohani kita kotor. Bebagai sifat jelek akan muncul, seperti sifat suka mengeluh, cemas, gelisah, mudah marah, takut, mementingkan hawa nafsu, dan tidak tentram maka kita akan relatif jauh dari pintu berkah dan rahmat Allah Tuhan semesta alam. Zona ini diselimuti oleh energi yang kotor, kacau, terkuras dan seolah-olah mandeg ditempat karena tersumbat oleh energy keluh kesah dan menyokong perasaan negatip yang lain. Kita akan kehabisan tenaga. Kegiatan belajar atau bekerja menjadi sesuatu yang berat dan menyiksa.

Baca Juga : Cara Kerja Hukum Bioelektromagnetik Pada Quantum Bioenergi

Cara Mengakses Proses Terjadinya Bioenergi

Lalu bagaimana kondisi yang diperlukan dalam proses pembelajaran? kapan kita akan dapat mengakses bioenergi yang tersedia melimpah didalam diri (mikrokosmos) dan dialam semesta ini (makrokosmos)? Jawabannya adalah Ketika kita memasuki kondisi khusyu’ (fokus) dan yakin. Maka kedua sisi otak kita (otak kiri dan otak kanan) berada dalam kondisi saling kerja-sama satu sama lain yang luar biasa optimal. Ketika otak kiri yang banyak berkaitan dengan alam pikiran dan otak kanan yang banyak berkaitan dengan alam rohani berada dalam keharmonisan. Pada saat itulah dapat diharapkan terjadinya optimalisasi BQ,SQ dan EQ untuk meningkatkan fungsi IQ kita.

Jika otak kiri dan otak kanan bekerja sendiri-sendiri (semakin tinggi lateralisasi dan tensi atau ketegangan diantara dua sisinya), maka hidup kita akan lebih didominasi oleh perasaan terpisah, takut, cemas dan terkucil. Jadi dapat dikatakan bahwa, jika kita dapat belajar dengan kecerdasan bioenergi yang mengalir dalam diri kita, maka proses belajar akan terasa menyenangkan, karena kita yakin. Yakin akan segala sesuatu juga merupakan cara ikhlas dalam menjalani hidup ini. Ikhlas dan yakin bahwa segala sesuatu yang terjadi merupakan kehendak Allah

Baca Juga : Kekuatan Pikiran Anda Lebih Dahsyat Jika Memahami Fisika Quantum

Baca Juga Artikel Lainnya : 

Translate »